Minggu, 10 April 2022

IP ADDRESS (IPv4)

IP ADDRESS

Menurut Cory Mitchell lewat risalahnya di Investopedia, IP Address diartikan sebagai internet protocol address yang merupakan nomor pengenal atau identifikasi terkait dengan komputer atau jaringan komputer tertentu. Ketika terhubung dengan internet, IP Address memungkinkan komputer untuk mengirim dan menerima informasi yang diperoleh dari jaringan internet. 

IP Address berkedudukan sebagai alamat dari perangkat keras jaringan yang dipakai seseorang lewat komputernya. IP Address membantu proses penghubungan antara komputer pengguna ke perangkat lain di dalam jaringan dan ke seluruh dunia. IP Address terdiri dari angka atau karakter seperti contohnya adalah https://185.231.223.71/.

IP Address sama halnya sebuah alamat unik yang mengidentifikasi perangkat di internet atau jaringan lokal. Sedangkan internet protocol sendiri berarti seperangkat aturan yang mengatur format data yang dikirim melalui internet atau jaringan lokal. Secara umum, IP Address adalah pengidentifikasi yang memungkinkan informasi dikirim antar perangkat dalam suatu jaringan. 

IP Address berisi informasi lokasi dan membuat perangkat dapat diakses untuk komunikasi dua arah atau lebih. Internet membutuhkan cara untuk membedakan mana komputer, router, dan situs jejaring yang berbeda. Oleh karena itu IP Address menyediakan cara untuk melakukan pembedaan dan identifikasi sehingga internet dapat bekerja dengan baik.

 Dalam IP Address ada istilah-istilah seperti ini :

1.    Network ID : IP yang digunakan sebagai alamat jaringan. Kalo di dunia yata kita bisa ibaratkan Network ID atau Network Address ini dengan nama jalan atau nama perumahan

2.    Host ID : IP yang dugunakan sebagai alamat suatu perangkat jaringan (seperti router, pc, dll). Nah kalo ini bisa diibaratkan sebagai nomor rumah dalam suatu jalan/perumahan (jaringan).

3.    Broadcast ID : IP yang digunakan untuk mengirim ke emua host.

4.    Network Mask (Netmask) : Penulisannya seperti format penulisan IP, Netmask digunakan untuk menentukan nilai Network ID dan biasa disebut juga subnetmask. Contoh netmask 255.255.255.0, 255.255.0.0, dsb. Kita akan pelajari hal ini di materi subnetting.

5.    Prefix : Angka yang mewakili nilai netmask. Contoh ada ip 192.168.1.28/16. Penulisan "/16" menandakan ip tersebut prefixnya yaitu "16" yang artinya 16 bit pertama ip tersebut adalah Network ID. Jika ditulis dalam format ip menjadi 255.255.0.0. Kita akan belajar tentang prefix ini juga di materi subnetting.

Mungkin ada yang bertanya apa itu unicast, multicast, broadcast? Begini penjelasan singkatnya.

1.    Unicast
Unicast adalah alamat ip yang digunakan pada setiap host (perangkat) untuk saling berkomunikasi poin to point (one to one).

2.    Multicast
Multicast adalah alamat ip yang digunakan untuk mengirim paket ke beberapa host yang sama-sama listen di ip multicast group yang sama (one to many). Biasanya digunakan pada protokol routing.

3.    Broadcast
Broadcast adalah alamat ip yang digunakan untuk mengirim paket ke semua host (one to all).

 

IP versi 4 / IPv4

Alamat IP versi 4 (biasa kita sebut dengan IPv4) adalah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IPv4. Panjang totalnya ialah 32-bit dan secara teori dapat memberi alamat hingga 4 miliar host komputer atau lebih spesifiknya 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Cukup banyak juga ya (walaupun sebenarnya sekarang sudah mulai habis). Jumlah seluruh host tersebut didapatkan dari 256 (didapat dari 8 bit) dan dipangkatkan 4 (karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamat Ipv4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai host yang dapat ditampung adalah 256 x 256 x 256 x 256 = 4.294.967.296 host.

 

Representasi Alamat

Alamat IPv4 biasanya ditulis dalam notasi desimal bertitik yang dibagi ke dalam empat buah oktet berukuran 8 bit. Pada beberapa referensi, format IPv4 bentuknya adalah W.X.Y.Z. Karena setiap oktet berukuran 8-bit, maka nilainya berkisar antara 0 hingga 255 (walaupun sebenarnya ada nilai yang tidak boleh dipakai).

 

xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx

oktet 1  oktet 2    oktet 3    oktet 4

      W           X            Y            Z

 

Alamat IP yang dimiliki oleh sebuah host dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask ke dalam 2 bagian :


1.            Network Identifier atau Network Address (alamat jaringan) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat jaringan di mana host berada. Network Identifier harus bersifat unik dalam sebuah Internetwork. Jika semua node di dalam jaringan logis yang sama tidak dikonfigurasikan dengan menggunakan network identifier yang sama, maka akan terjadi masalah yang disebut routing error. Alamat network identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255. 

2.           Host identifier atau Host address (alamat host) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat host (dapat berupa workstation, server atau sistem lainnya yang berbasis teknologi TCP/IP) di dalam jaringan. Nilai HostID tidak boleh bernilai 0 atau 255 dan harus bersifat unik di dalam NetID di mana ia berada.

 

 

Penulisan IP-Address terbagi atas 4 angka, yang masing-masing mempunyai nilai maksimum 255 (yaitu nilai maksimum dari 8 bit : 28). 

IP-Address : 255.255.255.255

Karena setiap angka merepresentasikan 8 bit, maka jumlah total IP-Address adalah 32 bit ditulis sebagai berikut :

00000000 00000000 00000000 00000000

11111111 11111111 11111111 11111111

 

Jenis-jenis alamat

Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:

1.    Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang diresmikan kepada sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one.

2.    Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain supaya diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.

3.    Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain supaya diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau beda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

 

 

Kelas-Kelas Alamat :

IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada teble berikut. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (merupakan 8 bit pertama dari keseluruhan 32 bit / high-order bit ) namun supaya kita mudah mengingatnya dapat dengan representasi desimal.



Kelas Alamat IP

Oktet pertama (dalam desimal)

Oktet pertama (dalam biner)

Digunakan Oleh

Kelas A

1-126

0xxx xxxx

Alamat unicast untuk skala besar

Kelas B

128-191

10xx xxxx

Alamat unicast untuk skala sedang hingga besar.

Kelas C

192-223

110x xxxx

Alamat unicast untuk jaringan skala kecil.

Kelas D

224-239

1110 xxxx

Alamat multicast

Kelas E

240-255

1111 xxxx

Direservasikan, sebagai alamat percobaan (eksperimen)

 

Kelas A

Alamat Ipv4 kelas A hanya diberikan pada jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya dapat di isi dengan nilai yang bebas dan akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (3 oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A untuk dapat membuat hingga 126 jaringan dan 16.777.214 host tiap jaringan.

0xxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx

Network identifier Host identifier

Juga sebagai tambahan, alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (cara atau mekanisme pertukaran data antara satu proses dengan proses lainnya, baik itu proses yang berada di dalam komputer yang sama, atau komputer jarak jauh yang terhubung melalui jaringan) di dalam mesin yang bersangkutan.

Juga jaringan dengan alamat 127.0.0.1 tidak dapat dipakai karena digunakan sebagai alamat “loopback” yaitu alamat IP untuk diri sendiri.

 

Rentang angka : 0.0.0.0 – 127.255.255.255
Jumlah maksimal alamat IP : 16.777.216
Jumlah maksimal jaringan : 128

 

Kelas B

Alamat-alamat kelas B biasanya digunakan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. Dan 14 bit berikutnya (hingga terlengkapilah 2 oktet pertama) dapat diisi dengan nilai bebas, sehingga akan membuat network identifier. 16 bit sisanya (merupakan 2 oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. IPv4 kelas B dapat membuat 16.384 network dan 65.534 host untuk setiap networknya.

10xxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx

Network identifier Host identifier

 

Rentang angka : 128.0.0.0 – 191.255.255.255
Jumlah maksimal alamat IP : 1.048.576
Jumlah maksimal jaringan : 16.384

 

Kelas C

Alamat IP kelas C hanya digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama dalam oktet pertama selalu diset ke nilai biner 110. Lalu untuk 21 bit selanjutnya (sehingga dapat melengkapi 3oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya yang merupakan oktet terakhir akan merepresentasikan host identifier. Pada kelas C ini memungkinkan terbentuk 2.097.152 buah network dan 254 host untuk tiap-tiap network nya.

110xxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx xxxxxxxx

 Network identifier Host identifier

 

Rentang angka : 192.0.0.0 – 223.255.255.255
Jumlah maksimal alamat IP : 65.536
Jumlah maksimal jaringan : 2.097.152

 

Kelas D

Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast, sehingga berbeda dengan tiga kelas seperti di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. Dan 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.

 

Rentang angka : 224.0.0.0 – 239.255.255.255
Jumlah maksimal alamat IP : tidak didefinisikan
Jumlah maksimal jaringan : tidak didefinisikan 

 

Kelas E

Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat “eksperimental” dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. Dan 28 bit sisanya digunakan untuk mengenali host.

 

Rentang angka : 140.0.0.0 – 255.255.255.255
Jumlah maksimal alamat IP : tidak didefinisikan
Jumlah maksimal jaringan : tidak didefinisikan

 

Untuk mempermudah memahami penjelasan kelas-kelas di atas dapat kita buat tabel sebagai berikut :

Kelas Alamat

Nilai Oktet Pertama

Bagian untuk Network Identifier

Bagian untuk Host Identifier

Jumlah jaringan maksimum

Jumlah host dalam satu jaringan maksimum

Kelas A

1-126

W

X Y Z

126

16.777.214

Kelas B

128-191

W X

Y Z

16.384

65.534

Kelas C

192-223

W X Y

Z

2.097.152

254

Kelas D

Multicast IP Address

Multicast IP Address

Multicast IP Address

Multicast IP Address

Multicast IP Address

Kelas E

Eksperimen

Eksperimen

Eksperimen

Eksperimen

Eksperimen

 

 

http://blogbebasok.blogspot.com/2010/09/ip-versi-4-ipv4.html

https://blog.webiptek.com/2019/08/ipv4.html

http://p2k.unhamzah.ac.id/id1/2-3073-2970/Alamat-Ip-Versi-4_27375_p2k-unhamzah.html

https://www.niagahoster.co.id/blog/ip-address-adalah/

https://www.ekrut.com/media/ip-address-adalah

https://s2phost.web.id/mengenal-alamat-ip-versi-4-ipv4/

https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-ip-address/

  

Cisco Packet tracer simulator

  Laporan Pratikum cisco packet tracer simulator I. Landasan Teori      Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering ...