Sabtu, 19 Maret 2022

Konsep Dasar Jaringan Komputer

 

Konsep Dasar jaringan Komputer

 

 A. Pengertian

        Jaringan komputer adalah hubungan antara 2 komputer atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel atau tanpa kabel (wireless). Dua unit komputer dikatakan terkoneksi apabila keduanya bisa saling bertukar data/informasi, berbagi resource yang dimiliki, seperti: file, printer, media penyimpanan (hardisk, floppy disk, cd-rom, flash disk, dll). Data yang berupa teks, audio maupun video, bergerak melalui media kabel atau tanpa kabel (wireless) sehingga memungkinkan pengguna komputer dalam jaringan komputer dapat saling bertukar file/data, mencetak pada printer yang sama dan menggunakan hardware/software yang terhubung dalam jaringan bersamasama.

 

B. Tujuan Membangun Jaringan Komputer

        Membawa informasi secara tepat, tanpa adanya kesalahan dari sisi pengirim (transmitter) maupun sisi penerima (receiver) melalui media komunikasi.

 

C. Klasifikasi Jaringan Komputer 

 

    1. Berdasarkan Tipe

            a. Jaringan Client Server

                Dalam jaringan ini satu komputer berfungsi sebagai pusat pelayanan (server)                 dan komputer yang lain berfungsi meminta pelayanan (client). Saat ini, sebagian                 besar jaringan menggunakan model client/server. Sesuai dengan namanya,                         Client-    Server berarti adanya pembagian kerja pengolahan data antara client                 dan server. 

            Keuntungan jaringan client server: 

            ·       Memberikan keamanan yang lebih baik.

            ·       Lebih mudah pengaturannya bila networknya besar karena administrasinya                         disentralkan.

            ·        Semua data dapat diback up pada satu sentral.

            Kerugian jaringan client server:

            ·       Membutuhkan software NOS yang mahal.

            ·       Membutuhkan hardware yang lebih tinggi dan mahal untuk mesin server.

            ·       Membutuhkan administrator yang profesional.

            b. Jaringan Peer-to-Peer 

                Dalam jaringan ini tidak ada komputer yang berfungsi khusus, dan semua                         komputer dapat berfungsi sebagai client dan server dalam satu saat yang                         bersamaan. Pengguna masing-masing komputer bertanggung jawab terhadap                     administrasi resource komputer (dengan membuat nama user, membuat share,                 menandai ijin mengakses share tersebut).

            Keuntungan jaringan peer-to-peer:

            ·       Pelaksanaan tidak teralu mahal 

            ·       Tidak membutuhkan software server NOS (Network Operating System).

            ·       Tidak membutuhkan admiistrator network yang handal.

            Kerugian jaringan peer-to-peer:

            ·       Tidak cocok untuk network skala besar

            ·       Tiap user harus dilatih menjalankan tugas administratif.

            ·       Keamanannya kurang.

 

    2. Berdasarakan Luas Area

a.    LAN (Local Area Network)

    • ·       Yaitu tipe jaringan yang didesain untuk beroperasi di area terbatas,
    • ·       Koneksi antar perangkat saling berdekatan,
    • ·    Menyediakan fulltime konektivitas, hal ini mampu dilakukan karena perangkat yang dicover hanya terbatas dan ruang lingkupnya juga kecil, sehingga potensi pengaruh gangguannya juga kecil.
    • ·    Kendali jaringan dibawah administrasi lokal, sehingga admin yang membangun jaringan mempunyai kewenangan penuh untuk mengontrol jaringannya, entah itu topologinya, susunan perangkatnya, dsb.

            Keuntungan jaringan LAN: 

            ·       Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).

            ·       Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).

            ·      File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol. 

            ·       Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.




            b.  MAN (Metropolitan Area Network)

    • ·       Meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi,
    • ·       Menghubungkan beberapa buah jaringan kecil ke dalam lingkup area yang lebih besar, atau dapat juga diartikan MAN merupakan kumpulan dari beberapa LAN.
    • ·    Contoh; jaringan Bank, yang mana beberapa kantor cabang dalam kotanya saling berhubungan, entah itu dihubungkan dengan kabel (wire) ataupun tanpa kabel (wireless).

 



c.    WAN (Wide Area Network) 

    ·       Beroperasi pada area geografi yang luas

    ·       Terdiri dari beberapa jaringan lokal di masing-masing daerah yang saling dihubungkan, atau dapat juga diartikan sebagai kumpulan dari beberapa titik MAN.

    ·       Hubungan antar LAN menggunakan teknologi serial. Dengan beragamnya jenis data yang ditransmisikan, maka harus dipastikan bahwa hubungan antar titik berlangsung dengan baik, oleh sebab itu, teknologi yang cocok diterapkan adalah SERIAL.

    ·       Peralatan jaringan tersebar pada area yang luas.



 


d.    INTERNET

    • ·       Merupakan jaringan global atau dunia
    • ·    Gabungan dari jaringan-jaringan kecil di dunia, atau dapat juga diartikan sebagai kumpulan dari beberapa titik WAN.
    • ·       Dengan policy yang sama, memungkinkan beberapa OS dan aplikasi bisa saling berkomunikasi.

 



 

 

 

 

 

 

 

    3. Topologi Jaringan

            a. Topologi Bus



Topologi bus merupakan topologi yang mempuyai kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. 
Keunggulan topologi bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. 

Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

            b. Topologi Ring



Pada topologi ring, semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.

Keunggulan topologi ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat. 

Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.

            c. Topologi Star



Topologi model ini didesain dimana setiap node (file server, workstation, dan perangkat lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau concentrator. Data yang terkirim ke jaringan akan melewati hub/concentrator sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya. Hub ataupun concentrator akan mengatur dan mengontrol keseluruhan fungsi jaringan. Dia juga bertindak sebagai repeater/penguat aliran data. Konfigurasi pada jaringan model ini menggunakan kabel Tweisted pair, dan dapat digunakan bersama kabel koaksial atau kabel fiber optic. 

Keunggulan dari topologi star adalah dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.

Kelemahan topologi star:

·       Kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.

·       Lebih mahal daripada topologi linear/bus karena biaya untuk pengadaan hub dan konsentrator.

·       Membutuhkan hub atau concentrator, dan bilamana hub atau konsentrator tersebut jatuh atau rusak node-node yang terkoneksi tidak terdeteksi.

            d. Topologi Tree



Topologi tree dapat berupa gabungan dari toplogi star dan topologi bus.

Keuntungan topologi Tree:

·       Instalasi jaringan aari titik ketitik pada masing-masing segmen.

·       Didukung oleh banyak perangkat keras dan perngkat luinak.

Kelemahan topologi tree:

·       Keseluruhan panjang kabel pada tiap-tiap segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan.

·       Jika jaringan utama/backbone rusak, keseluruhan segemen ikut jatuh juga.

·       Sangat sulit untuk di konfigurasi dan juga untuk pengkabelannya dibandingkan topologi jaringan model lain.

            e. Topologi Mashed



Topologi ini juga disebut sebagai jaring, karena setiap komputer akan berhubungan pada tiap-tiap komputer lain yang tersambung. Topologi ini jarang sekali diterapkan dalam LAN karena alasan pemborosan kabel dan sulitnya instalasi, selain itu juga sulit mendeteksi keamanannya. Biasanya model ini diterapkan pada WAN atau internet sehingga disebut sebagai topologi web. 

Keuntungannya bahwa kita bisa melakukan komunikasi data melalui banyak jalur, jika jalur satu terputus, maka kita bisa menggunakan jalur yang lain. 

 

    4. Transmisi Data

            a. Media Transmisi

1) Kabel (wired), jenis-jenisnya:

·       kabel pilin, yaitu UTP (Unsbielded Twisted Pair) dan STP  (Sbielded Twisted Pair).

·       Koaksial, contohnya kabeTV. 

·       Serat Optik, memiki Kapasitas paling besar.

2) Nirkabel (wireless), bisa dengan:

·       Radio

·       Microwave, contohnya WaveLAN

·       Inframerah

            b. Kapasitas Transmisi

Bandwidth: Banyaknya bit data yang dapat ditransmisikan persatuan waktu, dinyatakan dalam bps (bit per second).

             c. jenis Transmisi Data

·       Transmisi satu arah (simplex), contohnya radio.

·       Transmisi dua arah bergantian (half diplex), contohnya HT.

·        Transmisi dua arah bersamaan (full duplex), contohnya telepon.

            d. Arah Transmisi

·       Unicast, dari satu titik ke titk lain. Contohnya telepon. 

·       Multicast, dari satu ke beberappa titik. Contohnya server internet.

·       Broadcast, dari satu titik ke semua arah. Contohnya pemancar televisi. 

 

D. Protokol Komunikasi

        Protokol komunikasi merupakan sekumpulan aturan yang memungkinkan beberapa media, platform atau aplikasi yang berbeda-beda dapat saling berkomunikasi dengan benar. Contoh:

TCP/IP (Transfer Control Protocol / Internet Protocol), merpakan protokol yang digunakan di interenet. Dalam TCP/IP tersedia juga beberapa jasa seperti HTTP (Hypertext Transfer protocol), FTP (File Transfer Protocol), e-mail. telnet (remote login), dan lain-lainl.

SPX/IPX, digunakan pada LAN sistem operasi jaringan Novel Netware.

X25, biasa digunakan oleh jaringan perbankan (cabang online, ATM, dan lain-lain)

 

E. Manfaat/Keuntungan Jaringan Komputer

Transaksi dapat dilakukan di tempat yang berbeda dengan tempat pengolahan data.

Resorce Sharing (penggunaan sumber daya bersama), dapat mengoptimalkan pengguanaan sumber daya, mulai dari prosesor, memori, storage, peripheral (printer, CD ROM, dan lain-lain)

Memungkinkan pengendalian terpusat atas berbagai sumber yang tersebar.

Memungkinkan kolaborasi antar pengguna, melalui e-mail. newsgroup, dan sebagainya.

Memungkinkan backup aatu replikasi untuk antisipasi kerusakan



https://hanafi29.files.wordpress.com/2010/09/konsep-dasar-jaringan-komputer.pdf

https://www.smktarunabangsa.sch.id/artikel/detail/konsep-dasar-jaringan-komputer-

https://repository.unikom.ac.id/35856/1/1-%20KONSEP%20DASAR%20JARINGAN%20KOMPUTER-Slide.pdf

http://potrojaya.blogspot.com/2015/08/konsep-dasar-jaringan-komputer-1.html

https://repository.dinus.ac.id/docs/ajar/KONSEP_JARKOM.pdf

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cisco Packet tracer simulator

  Laporan Pratikum cisco packet tracer simulator I. Landasan Teori      Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering ...