Sabtu, 02 April 2022

Laporan Jaringan Komputer 3 (Praktek)

 

LAPORAN INSTALASI JARINGAN LAN

TUGAS 3

 

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah jaringan komputer

Tahun Akademik 2021/2022

 

Oleh

ARINA TASYA KAMILA

2101093002

 



 

PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA

JURUSAN TEKNIK INFORMASI

POLITEKNIK NEGERI PADANG

PADANG

2022

 

Jaringan LAN

Dalam proses pembangunan jaringan komputer local, sebelumnya kita harus menguasai apa saja langkah-langkah instalasi jaringan LAn dikantor anda. Karena itu adalah salah satu syarat yang harus diketahui dalam pemasangan jaringan komputer.

Sebab semakin banyaknya pengguna perangkat komputer ditengah-tengah kehidupan dan berakibat pada teknologi komputer yang berkembang semakin canggih.

Proses Instalasi Jaringan Lan yang pertama kali dilakukan pada tahun 1940, penelitian pemanfaatan komputer dalam waktu bersamaan. Di tahun 1950-an jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya caretaker komputer. Karena mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa contact.

Nah, kemudian muncullah sebuah konsep pendistribusian dengan landasan yang di sebut dengan TTS atau (Abstraction Intercourse Method).

Dari sinilah sistem jaringan komputer di aplikasikan. Pada sistem TSS beberapa pole terhubung secara seri ke sebuah throng komputer. Jaringan Lan itu bisa di artikan suatu jaringan milik perorangan atau pribadi dalam satu gedung atau kampus yang ukurannya sampai beberapa meter atau kilometer.

LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan linkungan kerja.  Seperti kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik dengan memakai bersama sumberdaya dan saling bertukar informasi.

 

CARA INSTALASI JARINGAN LAN

1) INSTALASI JARINGAN PEER TO PEER

Jaringan Peer to Peer (P2P) adalah Suatu model komunikasi dua arah antar pengguna PC melalui jaringan komputer atau internet tanpa melalui sebuah server, bisa juga hanya menggunakan kabel LAN saja.

Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam Instalasi Jaringan ini, diantaranya yaitu:

1. Satu buah Kabel UTP type Cross

2. Dua buah laptop. Kali ini menggunakan windows 10.

Langkah Kerja:

Berikut Step-step yang dilakukan dalam melakukan instalasi ini, yaitu

1.     Masukkan kabel UTP, dengan ujung yang pertama ke laptop 1 dan ujung  satunya ke laptop 2 dimana disini sama-sama Windows 10. Kemudian PING komputer tujuan. Untuk cara PING nanti akan saya jelaskan lebih lanjut. PING berfungsi untuk memanggil atau sebagai penanda bagi suatu komputer dalam berhubungan satu sama lain.

 Note: Pastikan kedua kabel sudah terhubung.Untuk beberapa  PC/laptop biasanya lampunya hidup dan kedap-kedip.

2.       Buka Control Panel dan klik Network dan Internet



3.       Setelah itu klik Network dan Sharing Center.



 

4.       Kemudian klik Change Adaptor Settings



5.       Klik kanan di Ethernet dan pilih Properties



6.       Klik Internet Protokol Version 4 (TCP/IPv4) dan klik properties



7.       Pilih Use the folowwing IP address dan isikan ip dan subnet masknya.

Note:

Saya menggunakan IP 192.168.1.1 dan Subnet Masknya 255.255.255.252. Kenapa? saya menggunakan subnet masknya 255.255.255.252 karena saya menggunakan pervix /30. Lalu klik OK.

8.       Kemudian klik close jangan di silang



9.      Kemudian kita konfigurasi di komputer satu lagi atau lakukan hal yang sama pada komputer satu lagi.

Note:

Karena kedua laptop sudah kita konfigurasi maka langkah terakhir tinggal kita ping antara PC 1 Ke PC 2. Untuk cara ping di windows 10 sebagai berikut :

Cara ping di Windows 10

1.     Buka Command Prompt  atau CMD. ketika sudah ketik pada IP tujuan yang kita panggil misal komputer 2  “ PING 192.168.1.2”

2.       Lalu kita ping IP yang kita isikan di windows 10 tadi yaitu 192.168.1.2

Atau

Tekan windows + R ketikkan CMD lalu akan muncul seperti gambar dibawah. Kemudian ketik IP yang kita isikan di PC 2 yaitu 192.168.1.2

 





 

 

Kelebihan Point to Point (PTP)

1.     Jaringan lebih stabil, hal ini karena access point hanya akan memancarkan signalnya ke satu station saja, sehingga throughput yang dihasilkan akan maksimal.

2.     Bandwidth yang dialirkan melalui media wireless akan sepenuhnya diterima oleh satu station saja, karena alasan inilah mengapa point to point umumnya dipilih oleh ISP untuk menghandle customer dengan service dedicated.

3.     Maintenance lebih mudah jika terjadi interferensi karena proses tunning channel tidak akan mengganggu link yang lain.

4.     Cocok digunakan untuk kebutuhan jarak jauh karena umumnya antena yang dipakai yaitu tipe antena grid yang memiliki sudut pancaran lebih fokus ke satu titik saja.

Kekurangan Point to Point (PTP)

1.     Biaya instalasi relatif lebih mahal karena radio access point hanya bisa dipakai oleh satu radio station (client) saja. Artinya, jika ada 10 client maka kita harus memasang 10 radio access point juga.

2.     Semakin banyak radio access point yang dipasang pada sebuah POP, maka akan semakin tinggi potensi terjadinya interferensi (tabrakan frekuensi).

3.     Point to point hanya bisa diterapkan pada jaringan radio wireless untuk menghubungkan antar site saja, tidak bisa dipakai untuk mengkoneksikan device end user langsung layaknya jaringan wifi.

2) INSTALASI POINT TO MULTIPOINT

Point to Multipoint Adalah satu komputer/perangkat yang dapat di sambungkan ke banyak komputer/perangkat dan biasanya jaringan ini digunakan pada area hotspot ataupun pada warnet. karena dari 1 server di sebar ke beberapa client.

Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam Instalasi Jaringan ini, diantaranya yaitu:

1. Beberapa Kabel UTP type Stright tergantung kebutuhan.

2. Beberapa PC/Laptop. Kali ini menggunakan windows 10. 

3. Station (Switch ataupun sejenisnya)

Langkah Kerja:

Berikut Step-step yang dilakukan dalam melakukan instalasi ini, yaitu

1.     Masukkan kabel UTP, dengan ujung yang pertama ke PC/laptop 1 dan ujung  satunya ke station, begitu dengan PC/laptop lainnya dimana disini sama-sama Windows 10. Kemudian PING komputer tujuan. Untuk cara PING nanti akan saya jelaskan lebih lanjut. PING berfungsi untuk memanggil atau sebagai penanda bagi suatu komputer dalam berhubungan satu sama lain.

 Note: Pastikan kedua kabel sudah terhubung.Untuk beberapa  PC/laptop biasanya lampunya hidup dan kedap-kedip.

 

 

2.       Buka Control Panel dan klik Network dan Internet



3.       Setelah itu klik Network dan Sharing Center.



 

4.       Kemudian klik Change Adaptor Settings



5.       Klik kanan di Ethernet dan pilih Properties


6.       Klik Internet Protokol Version 4 (TCP/IPv4) dan klik properties



7.       Pilih Use the folowwing IP address dan isikan ip dan subnet masknya.

Note:

Saya menggunakan IP 192.168.1.1 dan Subnet Masknya 255.255.255.252. Kenapa? saya menggunakan subnet masknya 255.255.255.252 karena saya menggunakan pervix /30. Lalu klik OK.

8.       Kemudian klik close jangan di silang



9.      Kemudian kita konfigurasi di komputer satu lagi atau lakukan hal yang sama pada komputer satu lagi.

Note:

Karena kedua laptop sudah kita konfigurasi maka langkah terakhir tinggal kita ping antara PC 1 ke PC lainnyaa. Untuk cara ping di windows 10 sebagai berikut :

 

Cara ping di Windows 10

 

1.      Buka Command Prompt  atau CMD. ketika sudah ketik pada IP tujuan dimana tujuan yang akan kita PING lebih dari satu yang kita panggil misal komputer 2  “ PING 192.168.1.2”. Komputer 3 "PING 192.168.1.3”.Komputer 4 "PING 192.168.1.4”.

2.       Lalu kita ping IP yang kita isikan di windows 10 tadi yaitu 192.168.1.2 dan seterusnya.

Atau

Tekan windows + R ketikkan CMD lalu akan muncul seperti gambar dibawah. Kemudian ketik IP yang kita isikan di PC 2 yaitu 192.168.1.2







Kelebihan Point to Multipoint (PTMP)

1.     Hemat biaya, karena hanya dengan 1 radio access point kita sudah bisa menghubungkan banyak radio station sekaligus.

2.     Point to multipoint bisa diimplementasikan pada jaringan wifi untuk mengakomodir kebutuhan internet secara langsung ke device end user.

Kekurangan Point to Multipoint (PTMP)

1.     Kurang cocok dipakai untuk kebutuhan jarak jauh.

2.     Susah maintenance jika terjadi interferensi di salah satu link, karena proses maintenance akan berimfact ke semua station yang terkoneksi ke access point yang sama.

3.     Throughput yang dihasilkan kurang maksimal karena satu access point harus menangani banyak radio station sekaligus.

4.     Bandwidth yang dialirkan akan terbagi-bagi tergantung banyaknya jumlah radio station yang terkoneksi.

 

 

KESIMPULAN

Pada akhirnya, mau menggunakan point to point atau point to multipoint sah-sah saja, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan, karena keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam implementasinya. Semoga artikel ini sedikit banyak bisa membantu memberikan gambaran untuk sobat.

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cisco Packet tracer simulator

  Laporan Pratikum cisco packet tracer simulator I. Landasan Teori      Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering ...